Penyebab Blue Screen & Solusinya
apa itu Blue Screen Of Death ?
Blue Screen Of Death adalah istilah populer untuk layar yang ditampilkan Microsoft Windows ketika mengalami kesalahan sistem (atau disebut stop error oleh Microsoft).
Ada beberapa hal yang menyebabkan munculnya BSOD ini. Diantaranya driver peralatan yang tidak bagus, kesalahan memori, registry yang rusak atau penggunaan file DLL yang tidak cocok.
untuk lebih jelasnya mari kita pelajari sama - sama !
1. IRQL_NOT_LESS_OR_EQUAL (0X0000000A)
Pesan kesalahan ini disebabkan umumnya kerena ada ketidakcocokan driver yang
terinstall di komputer. Daftar penyebabnya adalah :
Masalah berada di partisi atau filesystemnya tetapi bukan di harddisknya, ada masalah
didalam Ntfs.sys.
Solusinya :
3. UNEXPECTED_KERNEL_MODE_TRAP (0X0000007F)
Bila anda mendapatkan pesan seperti ini, dapat disebabkan karena overclock hardware
yang berlebihan, komponen komputer yang kepanasan, BIOS yang korup, dan memory
dan CPU yang cacat.
4. DATA_BUS_ERROR
Pesan ini disebabkan karena adanya kemungkinan bahwa memory atau slot memory di
motherboard rusak, bisa juga karena kerusakan motherboard, harddisk.
Solusinya :
5. PAGE_FAULT_IN_NONPAGED_AREA (0×00000050)
Disebabkan karena adanya kerusakan hardware, termasuk memory utama, memory
video card, atau memory di processor (L2 Cache), serta software yang tidak
kompatibel.
Solusinya:
6. INACCESSIBLE_BOOT_DEVICE (0X0000007B)
Disebabkan karena adanya kesalahan dalam konfigurasi jumper harddisk yang salah,
virus boot sector, driver IDE controller yang salah, atau kesalahan driver chipset.
Biasanya masalah ini timbul pada saat startup Windows apabila Windows tidak dapat
membaca data mengenai system boot partition. Bisa juga disebabkan karena harddisk
yang error, file boot.ini yang cacat (corrupted). Bila tidak ada masalah pada disk drive,
partisi dan file boot.ini (ketika dua Operating System terinstall) coba cek settingan
booting pada BIOS. Apabila masalah ini munculketika sedang melakukan upgrade
Windows, itu dapat disebabkan adanya hardware yang tidak kompatibel dengan
Windows.
Solusinya :
7. VIDEO_DRIVER_INIT_FAILURE (x000000B4)
Kesalahan terjadi pada instalasi driver video card yang kurang sempurna, restart pada
saat instalasi atau juga dapat terjadi karena kesalahan dalam instalasi driver dan ada
konflik dengan hardware grafis (parallel or serial port).
Solusinya :
8. BAD_POOL_CALLER (0X000000C2)
Kesalahan ini dapat terjadi karena kesalahan atau driver yang tidak kompatibel. Sering
terjadi saat melakukan instalasi XP dari upgrade, atau bukan dari instalasi baru.
Solusinya :
9. PEN_LIST_CORRUPT
Pesan ini disebabkan karena adanya kerusakan RAM
10. MACHINE_CHECK_EXCEPTION (x0000009C)
Disebabkan oleh cacatnya hardware(memori, CPU, bus, power supply), atau yang di
overclock secara agresif, serta power supply yang kekurangan daya atau rusak.
Solusinya :
Read More..
Blue Screen Of Death adalah istilah populer untuk layar yang ditampilkan Microsoft Windows ketika mengalami kesalahan sistem (atau disebut stop error oleh Microsoft).
Ada beberapa hal yang menyebabkan munculnya BSOD ini. Diantaranya driver peralatan yang tidak bagus, kesalahan memori, registry yang rusak atau penggunaan file DLL yang tidak cocok.
untuk lebih jelasnya mari kita pelajari sama - sama !
1. IRQL_NOT_LESS_OR_EQUAL (0X0000000A)
Pesan kesalahan ini disebabkan umumnya kerena ada ketidakcocokan driver yang
terinstall di komputer. Daftar penyebabnya adalah :
- masalah driver yang bentrok atau tidak cocok
- masalah video card yang mencakup video card yang di overclock melebihi batas atau anda baru berganti video card dan anda belum menguninstall driver Video card lama dari chipset berbeda
- masalah audio card yang meliputi kesalahan konfigurasi atau bug dalam driver sound cara setting BIOS yang kurang tepat
- Kemungkinan muncul setelah menginstall driver, system service, ataupun firmware yang salah. Jika pesan Stop memberikan daftar nama driver, disable, hapus, atau roll back (mengembalikan driver ke versi yang bekerja dengan baik) driver yang salah tersebut. Jika men-disable atau menghapus driver menyelesaikan masalah, hubungi manufaktur device (hardware) yang bermasalah untuk kemungkinan update driver yang tersedia.
- Pesan Stop ini juga mungkin terjadi karena hardware yang rusak atau bermasalah. Jika pesan Stop menunjukkan sebuah kategori device tertentu (video atau disk adapter, contohnya), coba lepas atau ganti hardware tersebut untuk menentukan apakah benar hardware tersebut sumber masalahnya.
- Jika anda mengalami pesan Stop ini ketika meng-update Windows XP menjadi sp1, 2, ataupun 3, kemungkinan permasalahan terjadi akibat driver yang tidak kompatibel, system service, scanner virus, atau backup. Untuk mencegah hal ini, sebelum melakukan update Windows, konfigurasi hardware Anda menjadi seminim mungkin fiturnya, dan hapus semua driver third-party (tambahan) dan sistem servis (termasuk antivirus). Setelah update Windows selesai, hubungi manufaktur hardware Anda untuk mendapatkan update yang kompatibel dengan versi service pack (sp) Windows XP Anda.
- Cara terakhir cobalah mereset setting-an BIOS Anda menjadi seperti semula.
Masalah berada di partisi atau filesystemnya tetapi bukan di harddisknya, ada masalah
didalam Ntfs.sys.
Solusinya :
- Bisa melakukan pengecekan dengan memeriksa kabel SATA atau PATA atau bisa mengecek partisi dengan tool chkdsk. SCSI yang malfungsi dan hardware ATA (Advanced Technology Attachment) atau driver dapat juga mempengaruhi kemampuan sistem untuk membaca dan menulis ke dalam disk dan menyebabkan error. Jika menggunakan harddisk SCSI, cek kabel dan masalah perhentian (termination problem) antara kontroler SCSI dan disk. Cek secara berkala Event Viewer untuk pesan error yang berhubungan dengan SCSI atau FASTFAT di dalam System Log atau Autochk di Application Log (Klik kanan pada My Computer, pilih Manage, pada bagian Computer Management – System Tools pilih Event Viewer).
- Cek tool yang biasa Anda gunakan untuk memonitor sistem Anda secara terus menerus (seperti antivirus, program backup, atau program disk defragmenter) apakah sudah kompatibel dengan Windows XP Anda. Beberapa disk atau adapter ada yang dipaketkan dengan software diagnosa yang bisa Anda gunakan untuk melakukan test hardware. Cara untuk melakukan test harddisk atau integritas volume : Metode 1: 1. Buka command prompt (Start – Run – ketikkan cmd) 2. Jalankan tool Chkdsk, yang akan mendeteksi dan mencoba untuk me-resolve struktur sistem file yang corrupt, dengan mengetikkan pada command prompt : chkdsk drive: /f Metode 2: 1. Klik ganda My Computer dan pilih harddisk yang ingin dicek. 2. Pada menu File, pilih Properties. 3. Pilih tab Tools. 4. Pada bagian box Error-checking, klik Check Now. 5. Pada Check disk options, centang Scan for and attempt recovery of bad sectors. Opsi Automatically fix file system errors dapat juga dicentang. Jika volume yang Anda pilih sedang digunakan, sebuah pesan akan muncul dan menanyakan apakah akan menunda disk error checking sampai Anda me-restart komputer. Setelah restart, disk error checking akan berjalan dan volume yang sedang dicek tidak akan dapat digunakan selama proses berlangsung. Jika Anda tidak bisa me-restart komputer karena error, gunakan safe mode atau Recovery Console. Jika Anda tidak menggunakan sistem file NTFS, dan partisi sistem diformat dengan sistem file FAT16 ataupun FAT32 (File Allocation Table), informasi LFN (Long File Name) dapat hilang jika tool harddisk dijalankan melalui command prompt MS-DOS. Command prompt yang muncul ketika menggunakan startup floppy disk atau ketika menggunakan pilihan command prompt dalam sistem multiple boot yang menggunakan partisi FAT16 atau FAT32 dengan Microsoft Windows 95 OEM Service Release 2 (OSR2), Microsoft Windows 98, atau Microsoft Windows Millenium Edition (Me) yang terinstall. Jangan gunakan tool sistem operasi lain untuk partisi Windows XP.
- Memori nonpaged pool mungkin terkuras yang dapat menyebabkan sistem untuk berhenti. Anda bisa menyelesaikan masalah ini dengan menambah RAM, yang akan meningkatkan kuantitas dari memori nonpaged pool yang tersedia untuk kernel.
3. UNEXPECTED_KERNEL_MODE_TRAP (0X0000007F)
Bila anda mendapatkan pesan seperti ini, dapat disebabkan karena overclock hardware
yang berlebihan, komponen komputer yang kepanasan, BIOS yang korup, dan memory
dan CPU yang cacat.
4. DATA_BUS_ERROR
Pesan ini disebabkan karena adanya kemungkinan bahwa memory atau slot memory di
motherboard rusak, bisa juga karena kerusakan motherboard, harddisk.
Solusinya :
- Ganti hardware yang rusak
5. PAGE_FAULT_IN_NONPAGED_AREA (0×00000050)
Disebabkan karena adanya kerusakan hardware, termasuk memory utama, memory
video card, atau memory di processor (L2 Cache), serta software yang tidak
kompatibel.
Solusinya:
- Jika Anda memasang hardware baru sebelum terjadi error, lepas dan gantilah dengan hardware baru untuk menentukan apakah hardware tersebut yang menyebabkan kerusakan ini. Anda juga dapat menjalankan software diagnosa yang disuplai oleh manufaktur hardware Anda untuk mengecek apakah hardware Anda rusak atau tidak.
- Pesan Stop 0×00000050 dapat terjadi setelah menginstall driver yang salah atau system services. Jika sebuah nama file disebutkan, cobalah men-disable, menghapus, atau roll back drivernya. Disable servis atau aplikasi dan pastikan hal ini menyelesaikan masalah. Jangan lupa untuk menghubungi manufaktur hardware tentang update driver yang tersedia. Jika driver baru tidak tersedia, coba gunakan driver dari alat yang mirip. Misalnya, printer model 1100C menyebabkan pesan Stop 0×00000050, gunakan driver printer untuk model 1100A atau model 1000.
6. INACCESSIBLE_BOOT_DEVICE (0X0000007B)
Disebabkan karena adanya kesalahan dalam konfigurasi jumper harddisk yang salah,
virus boot sector, driver IDE controller yang salah, atau kesalahan driver chipset.
Biasanya masalah ini timbul pada saat startup Windows apabila Windows tidak dapat
membaca data mengenai system boot partition. Bisa juga disebabkan karena harddisk
yang error, file boot.ini yang cacat (corrupted). Bila tidak ada masalah pada disk drive,
partisi dan file boot.ini (ketika dua Operating System terinstall) coba cek settingan
booting pada BIOS. Apabila masalah ini munculketika sedang melakukan upgrade
Windows, itu dapat disebabkan adanya hardware yang tidak kompatibel dengan
Windows.
Solusinya :
- Coba lepas hardware yang bermasalah atau cari driver yang sesuai untuk Windows-nya.
7. VIDEO_DRIVER_INIT_FAILURE (x000000B4)
Kesalahan terjadi pada instalasi driver video card yang kurang sempurna, restart pada
saat instalasi atau juga dapat terjadi karena kesalahan dalam instalasi driver dan ada
konflik dengan hardware grafis (parallel or serial port).
Solusinya :
- Masuk ke Safe Mode lihat apakah masalah teratasi, jika teratasi, silahkan meng-upgrade driver graphi card terbaru, jika masih gagal, kemungkinan disebabkan oleh kartu grafis dan port paralel, buka “System Properties” di hardware -> Device Manager, double-klik LPT1 port untuk menghubungkan untuk print item tersebut, dalam “resource tab” hilangkan/unselect “use automatic configuration”, kemudian “input I / O range “of” 03BC “to” 0378″
8. BAD_POOL_CALLER (0X000000C2)
Kesalahan ini dapat terjadi karena kesalahan atau driver yang tidak kompatibel. Sering
terjadi saat melakukan instalasi XP dari upgrade, atau bukan dari instalasi baru.
Solusinya :
- Coba lepas hardware yang bermasalah / cari driver yang sesuai untuk Windwos-nya.
- Cabut RAM, tukarkan/pindah-pindahkan slot-nya.
9. PEN_LIST_CORRUPT
Pesan ini disebabkan karena adanya kerusakan RAM
10. MACHINE_CHECK_EXCEPTION (x0000009C)
Disebabkan oleh cacatnya hardware(memori, CPU, bus, power supply), atau yang di
overclock secara agresif, serta power supply yang kekurangan daya atau rusak.
Solusinya :
- Jika overclocking, frekuensi CPU asli ?? (Qing Xiang) akan memeriksa hardware.
Perawatan Komputer
Merawat Laptop
Cara Merawat Komputer
Error Instalasi MS Office 2007
Cara Merawat Komputer
Error Instalasi MS Office 2007
Penyebab Blue Screen & Solusinya
Merawat Laptop
Baterai laptop adalah bagian penting dari sebuah laptop, akan tetapi banyak orang yang tidak mengetahui bahwa baterai perlu digunakan secara baik sehingga agar tetap awet.
Berikut ini adalah beberapa langkah sederhana yang mudah dilakukan oleh Nearly-Expired Readers agar
baterai laptop tetap awet:
1. Cabut adaptor bila baterai sudah penuh
Usahakan agar Nearly-Expired Readers tidak terlalu sering men-charge baterai laptop, biarkan tersambung ke sumber listrik dan lepaskan sambungan listrik ketika baterai sudah penuh. Bila baterai terus tersambung ke adaptor maka sebenarnya baterai akan terus berada dalam siklus charge – discharge – charge – discharge dan seterusnya sehingga mengurangi usia baterai tersebut.
2. Jangan menggunakan baterai sampai kosong
Baterai laptop berbasis lithium adalah jenis baterai yang umum digunakan pada baterai laptop dan ponsel. Agar baterai lithium awet, jangan membiarkan baterai terpakai sampai kosong karena akan mengurangi kemampuan baterai tersebut untuk menyimpan daya listrik. Hal ini berbeda dengan baterai lama jenis nickel cadmium yang memang harus dikosongkan sebelum di-charge kembali.
3. Jaga temperatur laptop agar tidak terlalu panas
Daya yang tersimpan pada baterai akan secara berkala berkurang walaupun baterai tidak digunakan. Suhu panas mempercepat proses ini. Pada saat baterai laptop digunakan dan laptop menjadi panas maka kipas pada laptop akan bekerja lebih keras untuk mendinginkan laptop yang secara otomotis kipas akan menyerap daya listrik pada baterai lebih banyak. Karena kipas menggunakan daya lebih banyak, akibatnya Nearly-Expired Readers akan lebih sering men-charge baterai, yang pada akhirnya akan mengurangi usia pemakaian baterai.
Berikut ini adalah beberapa langkah sederhana yang mudah dilakukan oleh Nearly-Expired Readers agar
baterai laptop tetap awet:
1. Cabut adaptor bila baterai sudah penuh
Usahakan agar Nearly-Expired Readers tidak terlalu sering men-charge baterai laptop, biarkan tersambung ke sumber listrik dan lepaskan sambungan listrik ketika baterai sudah penuh. Bila baterai terus tersambung ke adaptor maka sebenarnya baterai akan terus berada dalam siklus charge – discharge – charge – discharge dan seterusnya sehingga mengurangi usia baterai tersebut.
2. Jangan menggunakan baterai sampai kosong
Baterai laptop berbasis lithium adalah jenis baterai yang umum digunakan pada baterai laptop dan ponsel. Agar baterai lithium awet, jangan membiarkan baterai terpakai sampai kosong karena akan mengurangi kemampuan baterai tersebut untuk menyimpan daya listrik. Hal ini berbeda dengan baterai lama jenis nickel cadmium yang memang harus dikosongkan sebelum di-charge kembali.
3. Jaga temperatur laptop agar tidak terlalu panas
Daya yang tersimpan pada baterai akan secara berkala berkurang walaupun baterai tidak digunakan. Suhu panas mempercepat proses ini. Pada saat baterai laptop digunakan dan laptop menjadi panas maka kipas pada laptop akan bekerja lebih keras untuk mendinginkan laptop yang secara otomotis kipas akan menyerap daya listrik pada baterai lebih banyak. Karena kipas menggunakan daya lebih banyak, akibatnya Nearly-Expired Readers akan lebih sering men-charge baterai, yang pada akhirnya akan mengurangi usia pemakaian baterai.
Perhatikan juga sirkulasi udara ketika laptop digunakan, jangan menempatkan laptop pada permukaan
konduktif seperti meja dari bahan metal, serta jangan tempatkan laptop pada tempat yang menghalangi
sirkulasi udara seperti tempat tidur. Gunakan laptop cooling pad untuk membantu pendinginan laptop.
4. Bersihkan laptop secara berkala
Debu yang menempel pada bagian dalam laptop dapat menghalangi ventilasi pada laptop dan dapat mengakibatkan permasalahan panas seperti yang sudah dijelaskan diatas. Selain dapat menghalangi ventilasi, debu yang menempel pada bagian laptop mempercepat kenaikan suhu dan menghasilkan efek yang sama. Gunakan cleaning kit yang dapat menyemprotkan udara melalui ventilasi laptop.
5. Upgrade RAM jika diperlukan
Jika komputer Nearly-Expired Readers memiliki RAM yang kecil, maka harddisk akan digunakan oleh sistem dalam proses secara intensif. Semakin berat kerja laptop semakin keras juga harddisk laptop bekerja. Harddisk terbuat dari piringan logam mekanik yang berputar pada saat digunakan. Panas akan timbul dari pergerakan seperti perputaran harddisk berkontribusi pada kenaikan temperatur laptop.
6. Atur konsumsi daya listrik pada laptop secara efisien
Ada beberapa cara yang bisa dilakukan saat laptop digunakan sehingga konsumsi daya beterai laptop lebih efisien. Beberapa langkah tersebut akan disajikan pada artikel yang akan disajikan pada artikel Nearly-Expired.com berikutnya.
Dengan memiliki baterai laptop yang awet berarti Nearly-Expired Readers tidak perlu membeli baterai pengganti dan itu juga berarti Nearly-Expired Readers sudah berkontribusi dengan mengurangi sampah baterai.
Sampah baterai termasuk golongan sampah B3 (Bahan Berbahaya & Beracun) karena mengandung logam berat seperti
lithium, yang berbahaya bagi lingkungan dan kesehatan manusia.
Cara Merawat Komputer
- Gunakan UPS (uninteruptable power supply) untuk menjaga komputer dari crash selama listrik padam. UPS juga melindungi komputer dari turun naiknya tegangan. UPS yang dilengkapi dengan fitur “surge protector” akan melindungi komputer dari hampir semua jenis ganggunan pada tegangan listrik.
- Backup, backup dan backup data. Gunakan dua drive yang terpisah secara fisik (bukan hanya berbeda partisi dalam drive fisik yang sama) seperti hard drive eksternal, Zip disk, CD-RW dll.
- Jalankan Scandisk dan Defragmentasi setidaknya sebulan sekali. Hal ini akan menjaga hard drive agar tetap baik dan mencegah crash.
- Jangan cabut perangkat atau peripheral dari komputer ketika sedang menyala. Mencabut ketika komputer sedang menyala dapat mengakibatkan hubungan singkat pada soket konektor atau motherboard. Satu-satunya pengecualian adalah jika anda menggunakan peripheral “hot pluggable”.
- Sisakan setidaknya 300MB pada drive C: untuk digunakan oleh Windows. Jika menggunakan Windows XP atau Vista maka sediakan space kosong di drive C: sekitar 400-600 MB. Hapus program aplikasi yang tidak diperlukan dengan menggunakan ADD/Remove pada panel control Windows untuk mengurangi pemakaian space. Program aplikasi seperti CCleaner juga dapat dipakai untuk menghapus file temporary, registry yang tidak terpakai secara aman.
- Periksa dan kurangi program aplikasi yang di load secara otomatis saat start-up Windows. Program aplikasi seperti ini menggunakan memory dan Windows Resources. Program seperti ini biasanya juga akan terlihat pada Windows System Tray (di bagian kiri bawah layar). Konfigurasikan agar program tidak dimuat dalam daftar start-up Windows, untuk program lain yang berjalan pada mode Background dapat dilihat dengan menekan tombol Ctrl + Alt + Delete secara bersamaan. Untuk me-non-aktifkan program tersebut Anda dapat menggunakan utility seperti SysInternals AutoRun.
- Gunakan dan lakukan pemeriksaan komputer dengan program antivirus secara teratur. Perlindungan terbaik adalah pemantauan real-time dari program antivirus. Berikutnya adalah gunakan virus checker online seperti Housecall disediakan oleh Trend Micro.
Program firewall juga penting untuk membatasi akses dari dunia luar menuju ke sistem anda. Beberapa firewall juga dilengkapi dengan fitur alarm yang akan memberitahukan kepada anda bila ada aktivitas mencurigakan pada sistem yang Anda - Ketika anda membeli peripheral atau perangkat lunak baru biasanya Anda juga mendapatkan CD berisi driver dan program aplikasi untuk menunjang dan dibutuhkan dalam penggunakan perangkat baru tersebut. Jika karena satu dan lain hal Anda harus menginstall ulang Windows, maka Anda akan membutuhkan driver dan aplikasi tadi. Oleh karena itu simpan baik-baik CD instalasi ditempat yang aman dan mudah diingat. Anda tidak akan pernah tau, kapan Anda akan membutuhkannya. Cara lain yang dapat digunakan adalah dengan menyatukan dan meng-copy semua file instalasi & driver kedalam media lain seperti USB Flash drive atau Harddisk external yang anda simpan secara khusus untuk keperluan instalasi ulang.
Error Instalasi MS Office 2007
Cara Mengatasi Tidak Bisa Install MS Office 2007 di Laptop. Bagi Anda yang melakukan instalasi OS windows XP pada laptop menggunakan flashdisk pada umumnya pernah mengalami hal ini. Hal itu biasa dialami saat OS Windows XP kita pada laptop mengalami error. Mungkin karena CD-ROOM pada laptop yang rusak, atau memang laptop yang bersangkutan tidak dilengkapi CD-ROOM, maka terpaksa harus gunakan Cara instalasi Windows XP melalui Flashdisk.
Setelah instalasi OS Windows XP pada Laptop menggunakan Flashdisk selesai, biasanya kita lakukan instalasi aplikasi-aplikasi lain. Nah… biasanya masalah muncul saat kita lakukan instalasi MS-Office 2007 karena hampir pasti terjadi gagal instal saat awal instalasi dimulai. Pesan yang muncul biasanya adalah “The windows installer service cannot update one or more protected windows” seperti pada scree shot di atas. Seperti yang juga pernah saya alami, saat itu saya mengira Master MS Office 2007 nya yang rusak, lantas saya ganti dengan master MS Office 2007 yang lain ternyata pesan yang muncul tetap sama.
Langsung saja saat itu saya tanya ke Mbah Google dan ternyata inti jawabannya adalah “ini merupakan salah satu kelemahan dari instalasi windows xp melalui flashdisk”, yaitu tidak semua file yang ada pada master OS
Windows XP dapat di copy ke laptop (masih ada file yang tercecer). File tersebut bernama Fp4Autl.dll. Untuk mengatasi masalah tersebut berarti kita harus menambahkan file Fp4Autl.dll pada system windows XP yang ada pada laptop kita. File tersebut bisa kita dapatkan melalui CD Master OS Windows XP dengan cara :
Setelah instalasi OS Windows XP pada Laptop menggunakan Flashdisk selesai, biasanya kita lakukan instalasi aplikasi-aplikasi lain. Nah… biasanya masalah muncul saat kita lakukan instalasi MS-Office 2007 karena hampir pasti terjadi gagal instal saat awal instalasi dimulai. Pesan yang muncul biasanya adalah “The windows installer service cannot update one or more protected windows” seperti pada scree shot di atas. Seperti yang juga pernah saya alami, saat itu saya mengira Master MS Office 2007 nya yang rusak, lantas saya ganti dengan master MS Office 2007 yang lain ternyata pesan yang muncul tetap sama.
Langsung saja saat itu saya tanya ke Mbah Google dan ternyata inti jawabannya adalah “ini merupakan salah satu kelemahan dari instalasi windows xp melalui flashdisk”, yaitu tidak semua file yang ada pada master OS
Windows XP dapat di copy ke laptop (masih ada file yang tercecer). File tersebut bernama Fp4Autl.dll. Untuk mengatasi masalah tersebut berarti kita harus menambahkan file Fp4Autl.dll pada system windows XP yang ada pada laptop kita. File tersebut bisa kita dapatkan melalui CD Master OS Windows XP dengan cara :
Buka folder 1386 pada CD windows –> Cari file FP40EXT.CAB –> Extract file menggunakan winzip atau winrar –> Terus cari file bernama Fp4Autl.dll. Atau Anda dapat mengunduh file tersebut melalui link di bawah artikel ini. Kalau sudah Anda dapatkan, copy file Fp4Autl.dll tersebut ke folder C:\Program Files\Common Files\Microsoft Shared\Web Server Extensions \40\Bin.
Setelah langkah di atas selesai, selanjutnya bisa kita lakukan instalasi ulang MS-Office 2007 pada Laptop dan kalau langkah di atas benar, maka instalasi akan dapat berjalan dengan lancar. Download file Fp4Autl.dll nya di bawah ini :
download Fp4Autl.dll
Langganan:
Postingan (Atom)



